KAMADJAJA LOGISTICS HACKATHON DAY 2018 – THE MAIN EVENT

Dalam momentum perayaan Hari Ulang Tahun Kamadjaja Logistics yang ke 50, Kamadjaja Logistics mengadakan 2 hari acara Hackathon dengan tujuan untuk menciptakan dan mengeksplorasi solusi dalam kaitannya untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, proses bisnis dan kemungkinan untuk mengembangkan model bisnis baru dalam sektor logistik. 171 peserta mengikuti proses seleksi, hingga pada akhirnya hanya 50 peserta yang tergabung dalam 20 tim yang terpilih untuk mengikuti acara utama yang diadakan di Koridor Co-Working Space, Gedung Siola Lt. 3, Surabaya pada 10-11 November 2018 lalu.

 

Hari pertama Hackathon diawali dengan diskusi panel dimana Ivan Kamadjaja (CEO Kamadjaja Logistics), Amin Kiswardono (COO) dan Deden Anugrah (VP ICT) membagikan perspektif tentang tantangan terkini dalam industri logistik. Bukan hanya itu, sebagai ahli di industri logistik, para petinggi Kamadjaja Logistics juga membagikan pengalaman dan meluangkan waktu untuk berkonsultasi untuk ide-ide peserta. Setiap tim mempunyai kesempatan untuk mendiskusikan dan mengkonsultasikan aplikasi mereka dengan setiap mentor yang sudah ditentukan oleh panitia.

Tidak hanya petinggi Kamadjaja Logistics , beberapa pelaku dari teknologi start upΒ  juga ikut meramaikan acara dan membagikan pengalaman mereka dalam memanage dan mempresentasikan produk start up mereka. Hengky Sihombing (CTO Urbanhire) membagikan pengalamannya sewaktu membangun start upnya, juga mentor dari Product Designer Bukalapak mengenai UI/ UX suatu produk. Penggagas start up lain dari Reblood, Riliv, Sirclo, Bizzy Indonesia, dan Recap juga turut meramaikan acara dan memberikan sesi mentoring kepada setiap tim. Hari pertama ditutup dengan makan malam dan ucapan semangat untuk para peserta yang malam itu mulai mengerjakan produk mereka sebelum dipresentasikan hari berikutnya.

 

Hari kedua diawali dengan presentasi dari Hadi Othman (CEO Recap) mengenai model bisnis, dan Leonika Sari (CEO Reblood), mengenai skill presentasi produk. Peserta juga diberikan waktu untuk menganalisa produk dan presentasi mereka sebelum di presentasikan ke juri. Setiap tim hanya diberikan waktu 5 menit untuk presentasi dan mendemonstrasikan produk mereka dan waktu untuk manjawab pertanyaan dan komentar dari juri sebanyak 3 menit saja.

Ide kreatif dan inovatif dipresentasikan pada hari itu. Dari sekian banyak tim, hanya 5 yang dipilih sebagai peserta terbaik yaitu : Arcana dari Bandung, Seawaygo dari Pontianak, dan Bettfu, Emcorp Studio, dan Vivat Si dari Surabaya. 5 tim yang menang ini mendapatkan kesempatan langka untuk mengikuti Startup Nations Summit yang akan diselenggarakan pada 16 November di Grand City Surabaya. Startup Nations Summit adalah even internasional yang diselenggarakan oleh Global Entrepreneurship Network, sebuah NGO internasional. Startup Nations Summit 2018 akan menyambut 170 delegasi dari seluruh penjuru dunia. Bukan hanya mengikuti acara, 5 tim yang terpilih dalam Kamadjaja Logistics Hackathon Day juga akan mempresentasikanΒ  produk mereka di Startup Nations Summit, dan hanya 2 tim yang akan mendapatkan penghargaan tambahan pada even Startup Nations Summit.

 

Untuk menutup acara, Ivan Kamadjaja mengungkapkan betapa senangnya denagn antusiasme para peserta meskipun banyak yang tidak memahami logistik sama sekali. Bagaimanapun, minimnya pengetahuan mereka mengenai logiktik tidak menjadikan alasan bagi mereka dapat menciptakan solusi menarik bagi dunia logistik dan ide-ide luar biasanya. Beliau optimis bahwa palign tidak ada satu ide yang dapat diaplikasikan ke depannya. Sementara itu, kami sangat bangga melihat para tim pememnang nantinya akan tampil pada Startup Nations Summit dan membanggakan Indonesia di depan audiens internasional.